Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

RSS

Senin, 28 Juni 2010

रत्ना मुटु मनिकन

Ratna mutu manikan

Indonesia adalah adalah salah satu negara di dunia yang memiliki potensi yang luar biasa. Sehingga mendapat julukan negara yang cukup kaya karena, berdasarkan fakta Indonesia memiliki berbagai jenis tumbuh- tumbuhan dan berbagai jenis hewan (bahkan ada yang bersifat endemic). Hutannya bertipe hutan hujan basa yang di dalammya terkandung berbagai plasma nutfa. Tetapi yang menjadi pertanyaan mengapa kondisi Indonesia mengenaskan seperti ini? Kenapa ratna mutu manikan Indonesia telah hilang ?.
Hal yang sungguh mengheranakan ! dari berbagai kekayan yang di milikinya bahkan julukan ratna mutu manikan yang pernah disandang kini Indonesia masih dalamkedaan memprihatinkan.banyak potensi yang nampak secara jelas tidak di manfaatkan secara maksimal, sebai contoh hutan. Dulu hutan di Indonesia di gunakan sebagai salah satu lahan untuk mengembang biakan aneka plasma nutfa akan tetepi bagaimanakah kenyataanya sekarang? Bukan di gunakan sebagai sarana pengembangbiakan plasma nutfa melainkan di tebang tanpa memerhatikan berbagai interaksi makhluk hidup di dalamnya. Penebangan liar tarus menerus terjadi.sehingga seringkali orang-orang bertanya mungkinkah ini terjadi tanpa ada campur tangan abdi negara yang telah lalai akan tugasnya?
Sekli lagi, Indonesia masih memiliki sejuta potensi yang belum dimanfatkan. Contohkecilsaja ternak. Dari berbagai jenis ambil spesifiknya ternak sapi,ternak sapi merupakan salah satu ternak yang di ambil manfaatnya dari dagingnya ,susu,kulit,bahkan tulangnya.tetapi bagaimanakah dengan kotoran ternak sapi tersebut ?. adakah manfaat adarinya ? jika tak ada ,mengapa indonesi pernah di juluki “ratna mutu manikan” ?.
Jika kotoran hewan kecil saja seperti luak yang memakan kopi ,kotoranya dapat di jadikan kopi yang sangat berkualitas,apalagi kotoran sapi yang ukuran badanya lebih besar darinya pastilah lebih bermanfaat. Teryata itu semua benar ! tetapi apakah ada bukti dari itu semua? Jawabannya ada , dari kotoran sapi di temukan sesuatu yang sangat membantu negara terutama dalam mengataso msalah kelangkaan bahan bakar ( minyak tanah, elpiji ) melalui teknik ynag terkenal dengan “biogas”. Melalui biogas tersebut Indonesia tidak perlu pusing lagi karna biogas dari kotoran sapi tersebut dapat menggantikan bahan bakar yang di katakana hampir langka tersebut. Orang –orangpun tidak perlu mengurar kantong untuk membeli bahan bakunya ,karena bahan bakunya telah melimpah ruah dan sangatlah mudah untuk di dapatkannya.negara juga tidak akan di buat pusing lagi akan masalah kelsgkaaan pupuk karana dari kotoran sapi yang dianggap limbah tadiu ternyata juga dapat di manfaatkan sedemikian rupa sehingga dapat membentuk sebuah pupuk kompos yang kandungannya jauh lebih lengkap di bandingkan dengan pupuk kimia. Unsure hara yang ada dalam tanah kesetabilannya tetap seimbang di debabkan pupuk tersebut memiliki tingkap kealamian yang tinggi.
Kini menjadi suatu pelajaran dan renungan bagi seluruh rakyat idonesia, mengapa julukan ratna mutu manikan yang pernah di miliki kini hilang?. Sebenarnya julukan itu di dapatkan oleh negara ini bukanya tanpa sebab. Melankan, dikarnakan segala potensi yang di miliki oleh indonisia dapat di rubah menjadi sesuatu yang berdaya guna tinggi sebagai contoh kottoran ternak sapi tadi.
Sekarang akankah Indonesia menyia-nyiakan kembali potensi yang di milikinya? Menjadikan negara ini dalam taraf kekurangan swlamanya.adakah usaha kecil dalam mencoba memanfaatkan sejuta potensi plasma nutfa yang dimilikinya. Indonesia harus segera mengembalikan “ratna mutu manikan”.
Peduli akan bangasa,peduli akan lingkungan. Peduli akan lingkungan, peduli akan kelestariaan alam.Peduli akn kelestarian alam membutuhkan secuil kesadaraan dalam melindungi dan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki.

Senin, 17 Agustus 2009

1. Dalam klasifikasi jeruk bali (Citrus maxima), jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan jeruk keprok (Citrus nobilis), termasuk dalam satu kelompok yaitu pada tingkat ........

A.kelas
B.ordo
C.familia
D.genus.
E.spesies

2. Ciri-ciri arthropoda antara lain :
1) kepala dada bersatu, perut terpisah
2) tubuhnya ditutupi kerangka luar
3) kaki hanya pada segmen dada saja, berjumlah 4 pasang
4) sayap berpasangan pada ruas dada
5) matanya merupakan mata facet
Ciri-ciri yang dimiliki oleh insekta adalah ........

A.1, 2 dan 3
B.1, 2 dan 4
C.2, 3 dan 4
D.2, 3 dan 5
E.2, 4 dan 5

3. Oleh para ahli, Virus dianggap berada di perbatasan benda hidup dan benda mati. Kalau Virus dianggap benda hidup, hal ini disebabkan karena ........

A.Virus dapat menyebabkan sakit seperti influensa
B.dapat diisolasi dan dijadikan kristal
C.dapat memperbanyak diri dalam sel yang hidup
D.merupakan molekul asam nukleat yang dilapisi protein
E.Virus dapat menyebabkan sakit dan dapat diisolasi

4. Penyakit panu atau kurap disebabkan karena infeksi ........

A.bakteri
B.lichenes
C.jamur
D.virus
E.kuman

5. Pada pergiliran keturunan lumut didapatkan :
1) tumbuhan lumut 3) protonema
2) spora 4) sporogonium
Urutan daur hidup lumut yang benar adalah ........

A.2 - 1 - 3 - 4
B.2 - 3 - 1 - 4
C.2 - 3 - 4 - 1
D.1 - 3 - 2 - 4
E.2 - 4 - 3 - 1

6. Di bawah ini adalah daftar jenis jamur, hasil produksi dan peranannya bagi kehidupan manusia.

Hubungan yang tepat antara jamur dan hasil produksi dan peranannya adalah ........

A.3 - C - R
B.3 - A - Q
C.2 - B - Q
D.2 - A - R
E.1 - C - P

7. Dua contoh bakteri, yang mempunyai peranan dalam bidang pertanian adalah ........

A.Clostridium dan Streptomyces
B.Azotobacter dan Rhizobium
C.Rhizobium dan Streptomyces
D.Azotobakter dan Pseudomonas
E.Rhizobium dan Pseudomonas

8. Pada komunitas kolam terjadi interaksi, dimana yang berperan sebagai produsen adalah........

A.Plankton sebagai jasad renik
B.rumput sebagai tumbuhan hijau
C.Zooplankton sebagai tingkat tropi 1 (pertama)
D.Phytoplankton sebagai tingkat tropi 1 (pertama)
E.Zooplankton sebagai tingkat tropi 2 (kedua).

9. Aktivitas manusia yang dapat menimbulkan gangguan keseimbangan lingkungan adalah.......

A.ladang berpindah dan pertanian monokultur
B.pertanian organik dan hidroponik
C.kultur jaringan dan radiasi induksi
D.rotasi tanaman dan pembakaran hutan
E.menjaring ikan dengan sistem pukat harimau

10. Di laut ditemukan komponen-komponen berikut :
1) ikan besar 4) zooplankton
2) ikan kecil 5) pengurai
3) senyawa anorganik 6) fitoplankton
Untaian rantai makanan di laut tersebut adalah ........

A.2 1 6 5 3 4
B.3 6 4 2 1 5
C.3 4 6 2 1 5
D.4
1. Dalam klasifikasi jeruk bali (Citrus maxima), jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan jeruk keprok (Citrus nobilis), termasuk dalam satu kelompok yaitu pada tingkat ........

A.kelas
B.ordo
C.familia
D.genus.
E.spesies

2. Ciri-ciri arthropoda antara lain :
1) kepala dada bersatu, perut terpisah
2) tubuhnya ditutupi kerangka luar
3) kaki hanya pada segmen dada saja, berjumlah 4 pasang
4) sayap berpasangan pada ruas dada
5) matanya merupakan mata facet
Ciri-ciri yang dimiliki oleh insekta adalah ........

A.1, 2 dan 3
B.1, 2 dan 4
C.2, 3 dan 4
D.2, 3 dan 5
E.2, 4 dan 5

3. Oleh para ahli, Virus dianggap berada di perbatasan benda hidup dan benda mati. Kalau Virus dianggap benda hidup, hal ini disebabkan karena ........

A.Virus dapat menyebabkan sakit seperti influensa
B.dapat diisolasi dan dijadikan kristal
C.dapat memperbanyak diri dalam sel yang hidup
D.merupakan molekul asam nukleat yang dilapisi protein
E.Virus dapat menyebabkan sakit dan dapat diisolasi

4. Penyakit panu atau kurap disebabkan karena infeksi ........

A.bakteri
B.lichenes
C.jamur
D.virus
E.kuman

5. Pada pergiliran keturunan lumut didapatkan :
1) tumbuhan lumut 3) protonema
2) spora 4) sporogonium
Urutan daur hidup lumut yang benar adalah ........

A.2 - 1 - 3 - 4
B.2 - 3 - 1 - 4
C.2 - 3 - 4 - 1
D.1 - 3 - 2 - 4
E.2 - 4 - 3 - 1

6. Di bawah ini adalah daftar jenis jamur, hasil produksi dan peranannya bagi kehidupan manusia.

Hubungan yang tepat antara jamur dan hasil produksi dan peranannya adalah ........

A.3 - C - R
B.3 - A - Q
C.2 - B - Q
D.2 - A - R
E.1 - C - P

7. Dua contoh bakteri, yang mempunyai peranan dalam bidang pertanian adalah ........

A.Clostridium dan Streptomyces
B.Azotobacter dan Rhizobium
C.Rhizobium dan Streptomyces
D.Azotobakter dan Pseudomonas
E.Rhizobium dan Pseudomonas

8. Pada komunitas kolam terjadi interaksi, dimana yang berperan sebagai produsen adalah........

A.Plankton sebagai jasad renik
B.rumput sebagai tumbuhan hijau
C.Zooplankton sebagai tingkat tropi 1 (pertama)
D.Phytoplankton sebagai tingkat tropi 1 (pertama)
E.Zooplankton sebagai tingkat tropi 2 (kedua).

9. Aktivitas manusia yang dapat menimbulkan gangguan keseimbangan lingkungan adalah.......

A.ladang berpindah dan pertanian monokultur
B.pertanian organik dan hidroponik
C.kultur jaringan dan radiasi induksi
D.rotasi tanaman dan pembakaran hutan
E.menjaring ikan dengan sistem pukat harimau

10. Di laut ditemukan komponen-komponen berikut :
1) ikan besar 4) zooplankton
2) ikan kecil 5) pengurai
3) senyawa anorganik 6) fitoplankton
Untaian rantai makanan di laut tersebut adalah ........

A.2 1 6 5 3 4
B.3 6 4 2 1 5
C.3 4 6 2 1 5
D.4

Rabu, 29 April 2009

no.12

no.9

jawaban

1.
Bagaian bola mata fungsi
a. konjung tiva : Melindungi kornea dari gesekan.
b. sklera Melindungi bola mata dari kerusakan mekanis dan menjadi tempat melekatnya otot mata.
c. kornea Memungkinkan lewatnya cahaya dan merefraksi cahaya.
d. koroid Mengandung pembulu darah penyuple retina dan melindungi refleksi cahaya dalam mata.
e. badan sili aris Menyokong lensa, mengandung otot yang memungkinkan lensa merubah bentuk dan mesekresikan aqueoushumor(humor berair).
f. iris (pupil) Mengendalikan ukuran pupil, sedangkan pikmennya mengurangi lewatnya cahaya.
g. lensa Memfokuskan pandangan dengan mengubah bentuk lensa.
h. retina Mengandung sel batang dan kerucut.
i. fovea Bagian retina yang mengandung sel kerucut.
j. bintik buta Daerah saraf optik meninggalkan bagian dalam bola mata dan tiodak mengandung sel konus dan batang.
11. vitreous humor Menyokong lensa dan menolong dalam menjaga bentuk bola mata.
12. aqueous homor Menjaga bentuk kantung depan bola mata.

2. konjungtiva, skera, kornea, koroid, badan sili ari, iris(pupil), lensa, retina, fovea, bintik buta, vitrous humor, aqueous humor.
Mekanisme melihat
Kornea - aqueous humor – pupil - lensa – vitrous humor – retina mata manusia sedikit mengandung sel-sel batang, sehingga kemampuan melihat pada malam hari lebih cepat.

3.
Jenis kelainan Penyebab Lensa bantu
Miopi(mata dekat) Bayangan benda jauh di depan retina karena bola mata terlalu panjang (cembung) Lensa cekung
Hipermitropi(mata jauh) Bayangan bendas jatuh di belakang retinakarena bola mata terlalu pendek atau bola mata terlalu pipih. Lensa cembung
Presbiopi(mata tua) Elastisitas lensa mata berkurang karena usia tua. Lensa rangkap
astigmatisma Kecembungan kornea tidak merata sehingga bayangan tidak terfokus (kabur). Lensa silinder

4.
Bagian telinga luar fungsinya
a. pinna
b. saluran auditori (liang) Membantu mengkonsentrasikan gelombang suara (vibrasi).

5. Bagian telinga tengah:
a. membran timpati (selaput kendang)
b. tulang martil
tulang landasan
tulang sanggurdi
c. saluran eustachius

6. Penyusun korti, korti disusun olehsel-sel rambut yang sangat peka.sel-sel rambut tersebut terletak di antara membran basiler dan membran tektorial.

7.
Mekanisme Pendengaran
Saluran pendengaran – membran timpati –osikula (maleus, inkus, stapes) – koklea – organ kortil – saraf auditori – otak.

8. Perbedaan Tuli :
a. tuli konduktif, disebabkan kerusakan pada telinga luar dan tengah, meliputi gendang telinga dan tulang pendengar.
b. tuli saraf, kerusakan pada telinga bagian dalam, yaitu saraf-saraf pendengar.
9.

10. macam macam sel saraf (reseptor) yang terdapat pada kulit adalah
a. Korpuskula pacini
b. ujung saraf sekeliling rambut
c. korpuskula ruffini
d. ujung saraf krause
e. korpuskula meissner
f. ujung saraf tanpa selaput
g. lempeng merkel
11. macam macam papilla
a. papil bentuk benang
b. papil seperti huruf V
c. papil berbentuk palu
12.

13. macam-macam sel saraf neuron
a. Neuron sensori
b. Neuron intermediet
c. Neuron motor
14.
Impuls dapat dihantarkan melalui beberapa cara, di antaranya melalui sel saraf dan sinapsis. Berikut ini akan dibahas secara rinci kedua cara tersebut.
a. Penghantaran Impuls Melalui Sel Saraf

Penghantaran impuls baik yang berupa rangsangan ataupun tanggapan melalui serabut saraf (akson) dapat terjadi karena adanya perbedaan potensial listrik antara bagian luar dan bagian dalam sel. Pada waktu sel saraf beristirahat, kutub positif terdapat di bagian luar dan kutub negatif terdapat di bagian dalam sel saraf. Diperkirakan bahwa rangsangan (stimulus) pada indra menyebabkan terjadinya pembalikan perbedaan potensial listrik sesaat. Perubahan potensial ini (depolarisasi) terjadi berurutan sepanjang serabut saraf. Kecepatan perjalanan gelombang perbedaan potensial bervariasi antara 1 sampai dengart 120 m per detik, tergantung pada diameter akson dan ada atau tidaknya selubung mielin.

Bila impuls telah lewat maka untuk sementara serabut saraf tidak dapat dilalui oleh impuls, karena terjadi perubahan potensial kembali seperti semula (potensial istirahat). Untuk dapat berfungsi kembali diperlukan waktu 1/500 sampai 1/1000 detik.

Energi yang digunakan berasal dari hasil pemapasan sel yang dilakukan oleh mitokondria dalam sel saraf.

Stimulasi yang kurang kuat atau di bawah ambang (threshold) tidak akan menghasilkan impuls yang dapat merubah potensial listrik. Tetapi bila kekuatannya di atas ambang maka impuls akan dihantarkan sampai ke ujung akson. Stimulasi yang kuat dapat menimbulkan jumlah impuls yang lebih besar pada periode waktu tertentu daripada impuls yang lemah.

b. Penghantaran Impuls Melalui Sinapsis

Titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain dinamakan sinapsis. Setiap terminal akson membengkak membentuk tonjolan sinapsis. Di dalam sitoplasma tonjolan sinapsis terdapat struktur kumpulan membran kecil berisi neurotransmitter; yang disebut vesikula sinapsis. Neuron yang berakhir pada tonjolan sinapsis disebut neuron pra-sinapsis. Membran ujung dendrit dari sel berikutnya yang membentuk sinapsis disebut post-sinapsis. Bila impuls sampai pada ujung neuron, maka vesikula bergerak dan melebur dengan membran pra-sinapsis. Kemudian vesikula akan melepaskan neurotransmitter berupa asetilkolin. Neurontransmitter adalah suatu zat kimia yang dapat menyeberangkan impuls dari neuron pra-sinapsis ke post-sinapsis. Neurontransmitter ada bermacam-macam misalnya asetilkolin yang terdapat di seluruh tubuh, noradrenalin terdapat di sistem saraf simpatik, dan dopamin serta serotonin yang terdapat di otak. Asetilkolin kemudian berdifusi melewati celah sinapsis dan menempel pada reseptor yang terdapat pada membran post-sinapsis. Penempelan asetilkolin pada reseptor menimbulkan impuls pada sel saraf berikutnya. Bila asetilkolin sudah melaksanakan tugasnya maka akan diuraikan oleh enzim asetilkolinesterase yang dihasilkan oleh membran post-sinapsi
15.
Hormon fungsi
a.Somatrophic hormone (STH) : Mengendalikan pertumbuhan tubuh
b.Tirotropihic Hormone (TH) : Mengendalikan kegiatan kelenjar tiroid untuk menghasilkan hormon tiroksin.
c.Adrenocorticotrohic hormone : Mengendalikan kegiatan nkelenjar adrenal dalam menghasilkan hormon glukokor tikoid.
d.Melanocyte stimulating hormone (MSH): Mensintesis melanin
e.Folicle stimulating hormone (FSH) : Mengatur perkembangan ovarium berpengaruh terhadap pemasakan folikel

jawaban

1.
Bagaian bola mata fungsi
a. konjung tiva : Melindungi kornea dari gesekan.
b. sklera Melindungi bola mata dari kerusakan mekanis dan menjadi tempat melekatnya otot mata.
c. kornea Memungkinkan lewatnya cahaya dan merefraksi cahaya.
d. koroid Mengandung pembulu darah penyuple retina dan melindungi refleksi cahaya dalam mata.
e. badan sili aris Menyokong lensa, mengandung otot yang memungkinkan lensa merubah bentuk dan mesekresikan aqueoushumor(humor berair).
f. iris (pupil) Mengendalikan ukuran pupil, sedangkan pikmennya mengurangi lewatnya cahaya.
g. lensa Memfokuskan pandangan dengan mengubah bentuk lensa.
h. retina Mengandung sel batang dan kerucut.
i. fovea Bagian retina yang mengandung sel kerucut.
j. bintik buta Daerah saraf optik meninggalkan bagian dalam bola mata dan tiodak mengandung sel konus dan batang.
11. vitreous humor Menyokong lensa dan menolong dalam menjaga bentuk bola mata.
12. aqueous homor Menjaga bentuk kantung depan bola mata.

2. konjungtiva, skera, kornea, koroid, badan sili ari, iris(pupil), lensa, retina, fovea, bintik buta, vitrous humor, aqueous humor.
Mekanisme melihat
Kornea - aqueous humor – pupil - lensa – vitrous humor – retina mata manusia sedikit mengandung sel-sel batang, sehingga kemampuan melihat pada malam hari lebih cepat.

3.
Jenis kelainan Penyebab Lensa bantu
Miopi(mata dekat) Bayangan benda jauh di depan retina karena bola mata terlalu panjang (cembung) Lensa cekung
Hipermitropi(mata jauh) Bayangan bendas jatuh di belakang retinakarena bola mata terlalu pendek atau bola mata terlalu pipih. Lensa cembung
Presbiopi(mata tua) Elastisitas lensa mata berkurang karena usia tua. Lensa rangkap
astigmatisma Kecembungan kornea tidak merata sehingga bayangan tidak terfokus (kabur). Lensa silinder

4.
Bagian telinga luar fungsinya
a. pinna
b. saluran auditori (liang) Membantu mengkonsentrasikan gelombang suara (vibrasi).

5. Bagian telinga tengah:
a. membran timpati (selaput kendang)
b. tulang martil
tulang landasan
tulang sanggurdi
c. saluran eustachius

6. Penyusun korti, korti disusun olehsel-sel rambut yang sangat peka.sel-sel rambut tersebut terletak di antara membran basiler dan membran tektorial.

7.
Mekanisme Pendengaran
Saluran pendengaran – membran timpati –osikula (maleus, inkus, stapes) – koklea – organ kortil – saraf auditori – otak.

8. Perbedaan Tuli :
a. tuli konduktif, disebabkan kerusakan pada telinga luar dan tengah, meliputi gendang telinga dan tulang pendengar.
b. tuli saraf, kerusakan pada telinga bagian dalam, yaitu saraf-saraf pendengar.
9.

10. macam macam sel saraf (reseptor) yang terdapat pada kulit adalah
a. Korpuskula pacini
b. ujung saraf sekeliling rambut
c. korpuskula ruffini
d. ujung saraf krause
e. korpuskula meissner
f. ujung saraf tanpa selaput
g. lempeng merkel
11. macam macam papilla
a. papil bentuk benang
b. papil seperti huruf V
c. papil berbentuk palu
12.

13. macam-macam sel saraf neuron
a. Neuron sensori
b. Neuron intermediet
c. Neuron motor
14.
15.
Hormon fungsi
a.Somatrophic hormone (STH) : Mengendalikan pertumbuhan tubuh
b.Tirotropihic Hormone (TH) : Mengendalikan kegiatan kelenjar tiroid untuk menghasilkan hormon tiroksin.
c.Adrenocorticotrohic hormone : Mengendalikan kegiatan nkelenjar adrenal dalam menghasilkan hormon glukokor tikoid.
d.Melanocyte stimulating hormone (MSH): Mensintesis melanin
e.Folicle stimulating hormone (FSH) : Mengatur perkembangan ovarium berpengaruh terhadap pemasakan folikel

jawaban

1.
Bagaian bola
a. konjung tiva : Melindungi kornea dari gesekan.
b. sklera Melindungi bola mata dari kerusakan mekanis dan menjadi tempat melekatnya otot mata.
c. kornea Memungkinkan lewatnya cahaya dan merefraksi cahaya.
d. koroid Mengandung pembulu darah penyuple retina dan melindungi refleksi cahaya dalam mata.
e. badan sili aris Menyokong lensa, mengandung otot yang memungkinkan lensa merubah bentuk dan mesekresikan aqueoushumor(humor berair).
f. iris (pupil) Mengendalikan ukuran pupil, sedangkan pikmennya mengurangi lewatnya cahaya.
g. lensa Memfokuskan pandangan dengan mengubah bentuk lensa.
h. retina Mengandung sel batang dan kerucut.
i. fovea Bagian retina yang mengandung sel kerucut.
j. bintik buta Daerah saraf optik meninggalkan bagian dalam bola mata dan tiodak mengandung sel konus dan batang.
11. vitreous humor Menyokong lensa dan menolong dalam menjaga bentuk bola mata.
12. aqueous homor Menjaga bentuk kantung depan bola mata.

2.
cahaya-kornea-aquoshumor-pupil-lensa-vitroushumor-retina
3.
miopi(mata dekat) Bayangan benda jauh di depan retina karena bola mata terlalu panjang (cembung) Lensa cekung
Hipermitropi(mata jauh) Bayangan bendas jatuh di belakang retinakarena bola mata terlalu pendek atau bola mata terlalu pipih. Lensa cembung
Presbiopi(mata tua) Elastisitas lensa mata berkurang karena usia tua. Lensa rangkap
astigmatisma Kecembungan kornea tidak merata sehingga bayangan tidak terfokus (kabur). Lensa silinder

4.
Bagian telinga luar fungsinya
a. pinna
b. saluran auditori (liang) Membantu mengkonsentrasikan gelombang suara (vibrasi).

5. Bagian telinga tengah:
a. membran timpati (selaput kendang)
b. tulang martil
  • tulang landasan
  • tulang sanggurdi
c. saluran eustachius

6. Penyusun korti, korti disusun olehsel-sel rambut yang sangat peka.sel-sel rambut tersebut terletak di antara membran basiler dan membran tektorial.

7.
Mekanisme Pendengaran
Saluran pendengaran – membran timpati –osikula (maleus, inkus, stapes) – koklea – organ kortil – saraf auditori – otak.

8. Perbedaan Tuli :
a. tuli konduktif, disebabkan kerusakan pada telinga luar dan tengah, meliputi gendang telinga dan tulang pendengar.
b. tuli saraf, kerusakan pada telinga bagian dalam, yaitu saraf-saraf pendengar.
9.


10. macam macam sel saraf (reseptor) yang terdapat pada kulit adalah
a. Korpuskula pacini
b. ujung saraf sekeliling rambut
c. korpuskula ruffini
d. ujung saraf krause
e. korpuskula meissner
f. ujung saraf tanpa selaput
g. lempeng merkel
11. macam macam papilla
a. papil bentuk benang
b. papil seperti huruf V
c. papil berbentuk palu
12.saraf


13. macam-macam sel saraf neuron
a. Neuron sensori
b. Neuron intermediet
c. Neuron motor
14.
1. Penghantaran Impuls Melalui Sel Saraf

Penghantaran impuls baik yang berupa rangsangan ataupun tanggapan melalui serabut saraf (akson) dapat terjadi karena adanya perbedaan potensial listrik antara bagian luar dan bagian dalam sel. Pada waktu sel saraf beristirahat, kutub positif terdapat di bagian luar dan kutub negatif terdapat di bagian dalam sel saraf. Diperkirakan bahwa rangsangan (stimulus) pada indra menyebabkan terjadinya pembalikan perbedaan potensial listrik sesaat. Perubahan potensial ini (depolarisasi) terjadi berurutan sepanjang serabut saraf. Kecepatan perjalanan gelombang perbedaan potensial bervariasi antara 1 sampai dengart 120 m per detik, tergantung pada diameter akson dan ada atau tidaknya selubung mielin.

Bila impuls telah lewat maka untuk sementara serabut saraf tidak dapat dilalui oleh impuls, karena terjadi perubahan potensial kembali seperti semula (potensial istirahat). Untuk dapat berfungsi kembali diperlukan waktu 1/500 sampai 1/1000 detik.

Energi yang digunakan berasal dari hasil pemapasan sel yang dilakukan oleh mitokondria dalam sel saraf.

Stimulasi yang kurang kuat atau di bawah ambang (threshold) tidak akan menghasilkan impuls yang dapat merubah potensial listrik. Tetapi bila kekuatannya di atas ambang maka impuls akan dihantarkan sampai ke ujung akson. Stimulasi yang kuat dapat menimbulkan jumlah impuls yang lebih besar pada periode waktu tertentu daripada impuls yang lemah.

2. Penghantaran Impuls Melalui Sinapsis

Titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain dinamakan sinapsis. Setiap terminal akson membengkak membentuk tonjolan sinapsis. Di dalam sitoplasma tonjolan sinapsis terdapat struktur kumpulan membran kecil berisi neurotransmitter; yang disebut vesikula sinapsis. Neuron yang berakhir pada tonjolan sinapsis disebut neuron pra-sinapsis. Membran ujung dendrit dari sel berikutnya yang membentuk sinapsis disebut post-sinapsis. Bila impuls sampai pada ujung neuron, maka vesikula bergerak dan melebur dengan membran pra-sinapsis. Kemudian vesikula akan melepaskan neurotransmitter berupa asetilkolin. Neurontransmitter adalah suatu zat kimia yang dapat menyeberangkan impuls dari neuron pra-sinapsis ke post-sinapsis. Neurontransmitter ada bermacam-macam misalnya asetilkolin yang terdapat di seluruh tubuh, noradrenalin terdapat di sistem saraf simpatik, dan dopamin serta serotonin yang terdapat di otak. Asetilkolin kemudian berdifusi melewati celah sinapsis dan menempel pada reseptor yang terdapat pada membran post-sinapsis. Penempelan asetilkolin pada reseptor menimbulkan impuls pada sel saraf berikutnya. Bila asetilkolin sudah melaksanakan tugasnya maka akan diuraikan oleh enzim asetilkolinesterase yang dihasilkan oleh membran post-sinapsi
15.
Hormon fungsi
a.Somatrophic hormone (STH) : Mengendalikan pertumbuhan tubuh
b.Tirotropihic Hormone (TH) : Mengendalikan kegiatan kelenjar tiroid untuk menghasilkan hormon tiroksin.
c.Adrenocorticotrohic hormone : Mengendalikan kegiatan nkelenjar adrenal dalam menghasilkan hormon glukokor tikoid.
d.Melanocyte stimulating hormone (MSH): Mensintesis melanin
e.Folicle stimulating hormone (FSH) : Mengatur perkembangan ovarium berpengaruh terhadap pemasakan folikel